Published On: Wed, May 30th, 2018

Ulama Palestina: Israel Jadikan Pelajar dan Mahasiswa Sebagai Target

IMEDIACYBER | Ulama asal Palestina, Omar Muhammad Abdulail (32), yang berkesempatan berkunjung ke Medan bercerita tentang kekejaman tentara zionis Israel.

Menurut Omar yang kini sedang menempuh pendidikan S3 Fakultas Tafsir Qur’an di Bursa University, Turki menyebut Israel kerap menjadikan pelajar dan mahasiswa sebagai target operasi.

“Terutama mahasiswa selalu ditangkap dengan beragam tuduhan. Makanya tidak heran untuk menjadi sarjana di Palestina memakan waktu 14 sampai 20 tahun,” Omar menuturkan, Senin (28/5/18) malam.

Omar sendiri pun mengaku tak luput dari penangkapan ketika masih berstatus mahasiswa. Dia dijatuhi hukuman empat tahun penjara atas tuduhan pencurian dan penyimpanan senjata api.

“Saya ditangkap bersama ayah saya. Kami disiksa, ayah saya sampai hampir mati disiksa,” ungkapnya.

Oleh tentara zionis Israel, Omar dan beberapa temannya pernah digantung dengan kondisi kepala di bawah, kaki di atas serta digantung dengan tangan terikat ke belakang sedangkan punggung menempel ke di langit-langit penjara.

Bahkan tidak jarang pula para tahanan dipaksa melepaskan seluruh pakaian pada musim dingin.

“Tahanan yang sakit tidak pernah diobati, dibiarkan meninggal,” jelas Omar.

Keberadaan Oman di Medan tak terlepas dari peran Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Utara. Selama di ibu kota Sumatera Utara, ulama yang juga dosen itu memberi tausiah di beberapa masjid di Medan.

“Tujuannya agar masyarakat Indonesia mendengar langsung kekejaman Israel terhadap warga Palestina. Bahwa saat ini saudara kita di sana masih terkungkung dalam kekejaman zionisme,” ujar Kepala Cabang ACT Sumut, Ronio Marantika.

About the Author

-

Indonesia Media Cyber | Menginformasikan Indonesia Secara Online