Published On: Sat, Jun 2nd, 2018

Halal Local, Aplikasi Melancong Muslim Buatan Anak Negeri

IMEDIACYBER | Dengan mayoritas berpenduduk muslim, informasi wisata halal menjadi sangat penting bagi umat muslim Indonesia yang ingin melancong keliling dunia. Halal Local, sebuah aplikasi marketplace yang menghadirkan informasi restoran halal, tempat ibadah, akomodasi, dan pemandu wisata ramah Muslim bisa menjadi jawaban.

Sebagai informasi, ide pembuatan aplikasi ini terinspirasi dari kemenangan wilayah Lombok, Indonesia sebagai Best Halal Tourism Destination di ajang World Halal Tourism Award 2016.

“Kemudian hal itu mengilhami kami untuk menggarap pasar wisata halal yang semakin pesat, baik nasional maupun internasional,” ungkap Senior Marketing Manager Halal Local Elyta Muliawati, Rabu (30/5/18).

Elyta menyebutkan, kendala terbesar wisatawan Muslim saat melancong ke luar negeri pada umumnya adalah mencari tempat shalat dan makanan halal. Namun, kini wisatawan muslim tidak perlu risau karena aplikasi Halal Local sudah tersedia, baik di Play Store maupun App Store.

Berhasil dirilis pada Januari 2018 lalu, Halal Local berfungsi untuk mencari lokasi masjid atau musala terdekat, lokasi restoran yang menyajikan makanan halal dan bisa memesan makanannya langsung, lokasi penginapan ramah Muslim serta dapat memesan penginapannya, lokasi tempat wisata ramah Muslim dan dapat membeli tiket masuk tempat wisata tersebut, serta memesan trip wisata halal, umrah, dan haji.

“Pembuatan aplikasi ini memakan waktu sejak April 2017 dan masih berkembang hingga sekarang,” jelas Elyta.

Tak sekedar menyediakan informasi, sambung Elyta, pengguna juga bisa memesan hotel atau memesan paket makanan di restoran halal yang dituju. Aplikasi Halal Local menyediakan jasa wisata halal lengkap dengan pemandu. Tempat-tempat yang termasuk dalam cakupan Halal Local tak hanya di Indonesia, tapi juga negara-negara lain.

“Ada 40.000 daftar dari restoran halal, hotel, dan homestay di Asia Tenggara dari data diaspora Indonesia juga badan halal di negara-negara lain di Asia Tenggara. Kalau daftar masjid sudah lengkap dari Benua Asia, Amerika, Antartika, Afrika, Australia dan Eropa,” tutur Elyta.

About the Author

-

Indonesia Media Cyber | Menginformasikan Indonesia Secara Online