by

AJI Lakukan Aksi Jalan Mundur

-Nasional-44 views

imediacyber | Jakarta – Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melakukan aksi jalan mundur di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Aksi tersebut merupakan simbol bentuk kemunduran Demokrasi Indonesia.

Pada aksi ini juga menuntut kepolisian untuk segera membebaskan aktivis yang juga pengurus Nasional AJI Dandy Dwi Laksono dari seluruh jeratan hukum.

Seperti diketahui, Dandhy ditangkap polisi karena postingan di media sosialnya yang dinilai menyebarkan kebencian bernuansa SARA.

Koordinator Bidang Advokasi AJI Indonesia Sasmito Madrin menyebutkan, sejak demonstrasi yang terjadi dalam sepekan ini, tercatat telah terdapat 14 kasus kekerasan terhadap jurnalis di berbagai daerah di Indonesia.

“Mencatat ada 14 kasus kekerasan di berbagai daerah, 10 kasus kekerasan pada aksi 24-26 September,” ungkapnya saat melakukan aksi teaterikal di Bundaran HI, Minggu (29/9/2019).

Lebih lanjut AJI mengatakan ada 9 kasus yang diduga dilakukan oleh polisi. AJI sebut Sasmito, berharap pihak kepolisian mengusut kasus ini.

“Tanpa ada laporan pun itu harus diusut karena kekerasan terhadap jurnalis bukan delik aduan jadi teman-teman kepolisian bisa langsung mengusut tanpa adanya laporan,” tukas Sasmito.

Oleh karenanya AJI juga meminta perusahaan media memberikan pendampingan bagi para pekerja atau jurnalisnya.

“Di samping polisi aktif, perusahaan media juga harus aktif melaporkan kasus ini. Bukan sebagai kasus etik, tapi sebagai kasus pelanggaran pidana sesuai Undang-Undang Pers,” tegasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed