by

Ingin Jadi Youtuber Seperti Ria Ricis yang Berpenghasilan Miliaran? Ini Caranya

-Ragam-58 views

IMEDIACYBER | Salah satu pekerjaan yang menjanjikan saat ini adalah menjadi content creator di YouTube alias YouTuber. Pasalnya, penghasilan yang didapat dari pekerjaan tersebut bisa mendongkrak kekayaan.

Di Indonesia, sudah bertebaran YouTuber yang terkenal. Salah satunya adalah Baim Paula. Berdasarkan Social Blade, nama Baim Paula kini menduduki peringkat ke-18 sebagai Youtuber terkenal Indonesia dengan subcribers tidak kurang dari 15,6 juta.

Selain Baim Paula, ada YouTuber lain di Indonesia yang juga terkenal. Melansir dari Social Blade, berikut nama YouTuber terkenal di Indonesia periode Agustus 2020:

Baim Paula
Pasangan yang menikah pada 22 November 2018 dan telah dikarunia seorang anak ini telah memiliki 15,6 juta subcribers dengan total tayangan sebanyak 891 tayangan.

Ria Ricis
Jika raja YouTuber Indonesia disandang oleh Atta, Indonesia juga punya Ratunya, yakni Ria Ricis. YouTuber yang senang mengoleksi mainan squishi ini memiliki lebih dari 22,1 juta subscribers.

Adik Oki Setiana Dewi ini juga memiliki Diamond Button dari YouTube dan diperkirakan memperoleh penghasilan sebesar Rp3,8 miliar hingga Rp61,5 miliar per tahun.

Deddy Corbuzier
Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau lebih dikenal sebagai Deddy Corbuzier telah memiliki 663 tayangan. Pria kelahiran 28 Desember 1976 yang juga dikenal sebagai seorang mentalis yang populer di Indonesia ini telah memiliki 10,9 juta subcribers.

Tertarik menjadi Youtuber terkenal dan mendulang untung besar? Berikut hal-hal yang harus Anda lakukan bila ingin menjadi YouTuber terkenal seperti dikutip dari Cermati.com:

  1. Buatlah Akun Google

Tentu, langkah pertama yang harus dilakukan guna menjadi YouTuber adalah Anda harus memiliki akun Google. Sebab akun Google ini diperlukan untuk mendaftarkan akun YouTube Anda nantinya. Misalnya Gmail, yakni layanan surel milik Google. Caranya, buka situs Gmail dan ikuti panduan langkah-langkah mendaftarnya.

  1. Membuat Channel YouTube

Langkah berikutnya adalah memilih nama YouTube Channel Anda sesuai keinginan. Anda bisa menggunakan nama pribadi atau nama yang mewakili isi dari konten-konten yang akan Anda buat nantinya. Namun yang pasti, pilih nama akun YouTube yang mudah diingat agar mudah dikenal orang lain.

Selanjutnya adalah buatlah konten pada channel YouTube Anda. Nah, di sini Anda bisa merekam sebuah video dan diunggah (upload) di akun YouTube milik Anda.

  1. Tentukan Konten yang Akan Dibagikan

Konten adalah isi dari channel YouTube Anda, dan ini yang akan mewakili seluruh video yang ada di dalam akun YouTube milikmu. Ada banyak konten yang bisa kamu jadikan pilihan. Mulai dari konten kecantikan, fashion, DIY (Do It Yourself), resep masakan, games, dan masih banyak lagi.

Isilah channel YouTube Anda dengan konten-konten yang menarik dan sesuai dengan keinginan. Sesuaikan konten dengan bidang yang Anda suka, agar pembuatan video pun jadi lebih mudah. Konten yang ditentukan memang wajib memperhatikan selera pasar. Tapi, kembali lagi, kalau Anda tidak menyukai konten tersebut, buat apa? Bisa jadi nantinya malah tidak maksimal.

  1. Punya Perlengkapan yang Mendukung

Satu hal yang harus juga diperhatikan untuk menjadi YouTuber sejati adalah memiliki perlengkapan dan peralatan yang mendukung. Ini penting, karena Anda membutuhkan alat penunjang untuk menghasilkan sebuah video yang memiliki kualitas baik. Tentu selain peralatan utama seperti ponsel atau komputer maupun kamera, Anda perlu alat penunjang lainnya yang dibutuhkan sesuai dengan tema YouTube channel Anda.

  1. Lakukan Editing yang Natural

Video yang diunggah tentunya merupakan gabungan klip video antara momen satu dengan lainnya dan akan disatukan melalui proses editing. Tidak hanya menggabungkan video saja, tapi Anda juga harus mengatur pencahayaan supaya video terlihat menarik. Usahakan pula agar durasi video yang akan diupload tidak terlalu lama agar penonton tidak bosan.

  1. Berbagi Konten Lewat Media Sosial

Video yang sudah diunggah tentunya tidak langsung disaksikan oleh sejuta penonton, karena Anda masih berstatus sebagai YouTuber pemula. Untuk mendatangkan penonton, bagikan video yang sudah diupload ke jejaring media sosial Anda, seperti Facebook, Twitter, ataupun Instagram dan lainnya. Beritahu teman yang ada di media sosial bahwa Anda punya akun YouTube pribadi supaya mereka langsung menonton video tersebut.

Meskipun niatnya untuk menaikkan trafik pengunjung, tapi jangan sekali-kali melakukan spam. Sebab, jejaring media sosial memiliki aturan tersendiri bagi seluruh penggunanya. Kalau kedapatan melakukan spam di akun medsos, salah satu akun Anda pun akan diblok, yang secara langsung akan merugikanmu sebagai YouTuber.

  1. Memaksimalkan Jumlah Subscriber

Video yang sudah Anda bagikan tentu akan menuai komentar dari para penonton. Apabila penonton berkomentar dengan maksud bertanya, ada baiknya jika Anda menjawab komentar tersebut. Jika komentar berupa challenge atau pujian, berikan likes.

Respons yang diberikan merupakan bentuk komunikasi tidak langsung antara YouTuber dengan penonton. Dengan membangun komunikasi seperti ini, channel YouTube milik Anda pun bisa lebih disukai, jumlah subscriber pun akan bertambah dengan sendirinya.

  1. Menambah Subscriber dengan Giveaway

Banyak YouTuber yang kebanjiran subscriber karena sering mengadakan giveaway kepada para penonton yang berlangganan akun YouTube miliknya. Nah, giveaway diberikan bukan hanya sekadar untuk menambahkan traffic pengunjung atau menambah subscriber, tapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada penonton yang setia mantengin saluran YouTube Anda.

Tentu, giveaway yang diberikan tidak perlu mahal, apalagi Anda masih sebagai YouTuber pemula. Dengan bermodalkan Rp300.000 saja, Anda bisa mengadakan giveaway demi menambah relasi dengan para penonton.

  1. Konsisten Membuat dan Berbagi Video

Konsistensi dalam membuat dan mengunggah video itu penting. Semakin sering membuat video, maka semakin sering pula akun YouTube Anda muncul di beranda laman ini. Apalagi bagi orang yang sudah pernah menonton video yang diunggah sebelumnya.

Meski konten yang dibuat kurang menarik perhatian, akan ada saja orang yang penasaran dan mengklik video yang Anda buat. Dengan konsistensi, jumlah pengunjung pun akan bertambah dengan sendirinya, karena mereka mengapresiasi usaha Anda dalam membuat video.

Jangan Pernah Takut untuk Mencoba
Selain menekuni bidang pekerjaan lain, Anda memang juga bisa menekuni industri YouTube, kalau memang suka merekam video dan berkomunikasi dengan orang lain. Kegagalan terbesar itu bukan saat saluran YouTube Anda tidak berkembang, tapi karena ketakutan untuk mencoba.

Oleh karena itu, jangan takut untuk mencoba, karena dengan mencobalah maka Anda bisa tahu bagaimana respons dunia luar terhadap akun YouTube milik Anda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed