by

UAS: Para Penuntut Ilmu Itu Istimewa

IMEDIACYBER | Selamat Datang, Wahai Para Penuntut Ilmu! Hal tersebut disampaikan ulama terkenal Indonesia, Ustadz Abdul Somad (UAS) melalui Instagram, Rabu (4/11/2020).

Nabi, kata UAS, sangat mengapresiasi para penuntut ilmu yang mencari ilmu ikhlas karena Allah. Baginda Nabi, tambah UAS, sambut kedatangan mereka dengan sambutan hangat “Marhaban bi Thalib al-‘Ilmi (Selamat Datang Wahai Para Penuntut Ilmu!)”.

Menurut UAS, para penuntut ilmu itu istimewa, mereka dikucuri rahmat Allah dan dilindungi Malaikat dengan sayap mereka.

“Berbahagialah orang-orang yang disambut kedatangannya oleh Rasulullah!,” ujar UAS.

Diantara kelebihan orang berilmu, sambung UAS, dia bisa menunjukkan orang kepada kebaikan.

“Ketika dia menunjukkan kepada kebaikan, dia dapat pahala yang sama dengan orang yang berbuat kebaikan,” jelas UAS.

Kemudian UAS meyebutkan, orang yang tidak berilmu tidak bisa seperti itu. “Rugi jadi orang jahil!,” tukas UAS.

Dikatakan UAS, Orang-orang yang berilmu bertanggungjawab dengan ilmunya untuk mengajarkan umat berakhlak kepada Allah dan hamba Allah. Ahli ilmu yang tak mau memberitahu ilmu di saat ilmu mereka dibutuhkan, lanjut UAS, di akhirat nanti akan dikekang dengan kekangan yang berasal dari neraka.

UAS pun meminta para ahli ilmu jangan pernah jual akhirat dengan dunia dari para penguasa dunia. Para ahli ilmu yang mengharapkan keuntungan duniawi, kata UAS, dari para penguasa/pejabat berharap agar bisa menjalankan agama dengan baik, lalu menjauhi para penguasa, itu hanya harapan, tidak akan dapat apa yang dia harapkan.

“Mereka hanya bagai orang yang memetik bunga harum semerbak berduri, dia hanya akan dapat duri, tidak akan dapat bunga!,” tegas UAS.

Selama hidup, pinta UAS, sempatkanlah duduk di Majelis ilmu, agar ketika ditagih pertanggungjawaban pada hari kiamat untuk apa usia dipakai seumur hidup, bisa menjawab pertanyaan saat hisab dengan tepat!

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed