by

Khofifah Sering Singgah di Pasar Buah Gubuk Klakah untuk Beli Petai?

-Ragam-49 views

IMEDIACYBER | Pada akun Instagram miliknya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunggah foto sedang memilih petai, Sabtu (5/12/2020). Kata Khofifah, foto diambil sebelum pandemi Covid-19.

“Sekembali dari Lumajang atau Jember saya sering singgah di pasar buah Gubuk Klakah Lumajang,” tulis Khofifah menyertai unggahan.

Kemudian Khofifah menulis manfaat melansir berbagai sumber:

Mencegah depresi
Petai mengandung triptofan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin, yang dapat membuat rileks, meningkatkan mood, dan meningkatkan rasa nyaman. Vitamin B6 yang terkandung pada petai mengatur kadar gula darah yang dapat mempengaruhi suasana hati, bahkan pada orang yang mengalami premenstrual syndrome (PMS).

Mengatasi anemia dan tekanan darah
Petai sarat zat besi, yang dapat dengan mudah mendorong pembentukan hemoglobin di dalam darah yang membantu kasus anemia. Selain itu, pete mengandung banyak kalium tapi lebih rendah garam yang membuatnya ideal mengatasi tekanan darah.

Mengatasi masalah sembelit dan mulas
Petai kaya akan serat, sehingga dapat membantu memulihkan aktivitas usus secara normal dan mengatasi masalah sembelit tanpa menggunakan obat pencahar.

Mengimbangi rasa stres
Petai mengandung kalium yang lumayan tinggi, sehingga dapat mengimbangi rasa stres.

Memerangi radikal bebas
Petai menjadi salah satu makanan yang mengandung antioksidan tinggi, dipercaya dapat menangkal efek radikal bebas pada sel tubuh manusia. Radikal bebas dalam tubuh dapat berdampak pada kerusakan sel dan menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, katarak, penuaan dini, diabetes, dan lainnya.

Menjaga kesehatan jantung
Petai dianggap baik untuk jantung, karena kandungan serat, antioksidan, dan kaliumnya. Kalium merupakan salah satu elektrolit dan mineral yang dapat menjaga tekanan darah agar selalu stabil, sedangkan serat dan antioksidan pada petai membantu mencegah pembentukan plak. Pada pembuluh darah menuju jantung, pecahnya pembuluh darah menjadi salah satu faktor seseorang mengalami stroke yang berakibat pada kelumpuhan bahkan kematian.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed