by

Inilah Cerita Ridwan Kamil Soal Disuntik Vaksin Covid-19

-Ragam-68 views

IMEDIACYBER | Vaksinasi anti covid-19 akan dimulai hari ini. Rencananya Bpk Presiden pagi ini sebagai teladan akan menjadi individu pertama yang akan disuntik vaksin.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui Instagram, Rabu (13/1/2021).

Lanjut para nakes, kepala daerah sebagai contoh dan profesi rawan covid.

“Saya sendiri sudah 2 KALI DISUNTIK vaksin covid-19, melalui produk Biofarma-Sinovac. Jadi tidak perlu disuntik lagi,” pungkas Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Menurut Emil, hasilnya sangat menggembirakan: Efikasi 65,3% (diatas standar WHO 50%). Dan 3 bulan setelah disuntik, pasukan Antibodi muncul berlimpah 99%.

“Kesaksian saya sebagai relawan, rata-rata alhamdulillah tidak ada efek samping,” terang Emil.

Paling hanya pegal 1 jam setelah disuntik, cerita Emil, dan saya mah mengantuk selama 3 hari. Tidak ada demam tidak ada bengkak, tidak nambah panjang si otong dan tidak berubah jadi hijau Hulk atau apapun yang selama ini banyak dikhawatirkan mereka yang terkena hoax.

“Efek baik: badan merasa lebih sehat, nafsu makan naik dan nafsu julid turun,” jelas Emil.

Emil mengatakan, Vaksin Bio-farma yang saya ini belum diproduksi. Yang tahap 1 Minggu ini akan digunakan adalah vaksin sinovac yang dibeli langsung setelah berhasil menjalani 3 tes di Brazil (78% efikasi) dan Turki (90% efikasi). Tahap 2-3 baru pake vaksin Bio farma atau Pfizer atau Astra Zenica. Semua sama saja.

Jika tidak darurat, tutur Emil, vaksinasi adalah pilihan. Namun situasi darurat perang pandemi ini, sambung dia, maka vaksinasi adalah KEWAJIBAN.

Menolaknya, kata Emil, berarti membahayakan keselamatan masyarakat dan negara dan tentu ada sanksi sesuai hukum darurat wabah dan karantina kesehatan.

“Mari bela negara dengan menjauhi potensi menjadi penular covid-19 yang membahayakan masyarakat dengan mengikuti vaksinasi dengan sukarela,” ujar Emil.

Terakhir, Emil menyebutkan, Vaksin hanya metode pengurang wabah. Tetap jalankan metode 3M dalam keseharian kita.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed