by

Inilah Hukum Pelihara Anjing dan Cara Bersihkan Air Liurnya

-Kajian-14 views

IMEDIACYBER | Dalam ajaran agama Islam, memelihara anjing hukumnya adalah haram. Karena air liur dari hewan ini tergolong najis mughallazah atau najis berat.

Namun, sebagian orang Islam banyak yang memelihara anjing di dalam rumah termasuk sejumlah artis tersohor.

Menurut ulama terkenal asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS), memelihara anjing, maka dalam satu hari, amal orang tersebut akan dikurangi sebesar Bukit Uhud.

“Siapa yang memelihara anjing bukan untuk berburu rusa untuk makan, bukan pula untuk menjaga kebun, tanaman, takut diambil babi, hanya untuk hobi pelihara, dikurangi satu hari amalnya sebesar Bukit Uhud. Bukit Uhud itu panjangnya 7 Km,” jelas Ustaz Abdul Somad dikutip dari Facebook, Sabtu 27 Februari 2021.

Seperti diketahui, air liur anjing dan babi masuk dalam kategori najis berat. Maka itu apabila terkena jilatannya, umat muslim diminta untuk membersihkan dan mensucikannya dengan tanah dan air.

Mengapa demikian? Ustaz Abdul Somad mengungkapkan alasannya. Kata dia, ada kegunaan tanah dalam hal ini untuk membersihkan air liur anjing dan babi.

Satu dari tujuh air yang digunakan untuk mensucikan itu dicampur dengan tanah. Barulah setelah itu, wadah tersebut dinyatakan suci kembali seperti sedia kala. Banyak pertanyaan mengenai hal itu untuk membersihkan diri dari air liur hewan itu.

Sebab dewasa ini, sudah banyak deterjen dan beraneka pembersih diri. Terkait hal ini, UAS bilang semua tetap membutuhkan tanah. Kemudian apa alasan ilmiahnya menurut UAS?

Disebutkan UAS, walau sudah ada deterjen belakangan ini, namun salah satu air yang mesti dicampur tanah untuk bersihkan air liur anjing atau babi perlu dilakukan.

UAS menekankan berdasarkan penelitian, air liur anjing atau babi ini mengeluarkan bakteri. Sehingga jika dicuci tidak bisa hanya dengan menggunakan deterjen.

“Tidak bisa. Tak mati, virus kuman itu,” ujar UAS dalam salah satu ceramahnya.

Hal itu bakal berbeda jika dimasukkan air tanah. Menurut UAS, bakteri yang bersumber dari air liur anjing itu bakal mati.

“Rupanya tanah ini juga mengeluarkan bakteri. Tanah itu ada bakterinya. Bakteri tanah itulah yang membunuh bakteri air liur anjing. Itu tak bisa dilakukan sabun, deterjen atau sampo,” tukas UAS.

“Nah, itu tak tertangkap di kepala orang dulu. Orang dulu kalau ditanya kenapa musti pakai tanah, dijawabnya jangan tanya-tanya. Sudah begitu dibuat nabi, sunnah. Setelah diteliti orang modern barulah dia tahu,” UAS menambahkan.

UAS mengatakan hal itu sebenarnya janji Allah SWT. Dalam firman-Nya Allah mengatakan akan menunjukkan tanda-tanda kebesaran Kami di muka bumi, langit, sampai jelas bagi mereka bahwa Nabi Muhammad SAW membawa ajaran yang hak, yang benar.

“Mana tercerna mereka masyarakat primitif, buta huruf tahu tentang itu. Sedangkan istilah bakteri makan bakteri tu baru sekarang,” tutup dia.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed