by

UHF Ajak Gaungkan Tagar TolakPenghapusanFrasaAgama

IMEDIACYBER | Yth Bapak Mendikbud, tolong jelaskan apa maksudnya ini? Demi Allah, frasa agama tidak cukup diwakili dengan akhlak dan budaya.

Demikian cuit Ustadz Hilmi Firdausi (UHF) di media sosial Twitter, Senin (8/3/2021).

Menurut UHF, negara ini negara Pancasila yang berKetuhanan Yang Maha Esa. Kata dia, agama adalah faktor utama yang sangat penting dan mendasar, kenapa tidak disebutkan?!

UHF memposting hal serupa di media sosial Instagram, Rabu (10/3/2021). Kata UHF, sebagai praktisi pendidikan, pemilik sekolah, pengasuh pondok dan tentunya sebagai orangtua, saya sangat keberatan jika frasa agama dihapus dari peta jalan pendidikan nasional 2020-2035 lalu diganti dengan akhlak dan budaya.

“Ayo gaungkan lagi #TolakPenghapusanFrasaAgama,” tegas UHF.

Peratanyaannya kini, ustadz memang ngaruh bikin tagar? “Bisa iya bisa tidak… tapi minimal kita telah menyuarakan yang haq, berhasil atau tidak bukan urusan kita,” demikian tutup UHF.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed