by

Aturan Khusus THR Tahun Ini Disiapkan Menaker Ida

IMEDIACYBER | Kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) di masa pemulihan pandemi covid-19 tahun ini telah disiapkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

“Kami telah merumuskan kebijakan pengupahan pada masa pemulihan ekonomi akibat covid-19 seperti pemberian tunjangan hari raya keagamaan tahun 2021,” ujar Ida dalam rapat bersama komisi IX, Selasa (16/3/2021).

Namun begitu, ia tak menyebutkan lebih lanjut apakah kebijakan tersebut akan sama dengan tahun sebelumnya di mana pengusaha dapat mencicil THR.

“Kami akan menyempurnakan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan dan Permenaker Nomor 7 Tahun 2016 tentang Uang Servis pada Usaha Hotel dan Usaha Restoran di Hotel,” tuturnya.

Di luar itu, sambung Ida, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) juga telah berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan ketersediaan data terkait penetapan upah minimum tahun ini.

Beberapa di antaranya data pertumbuhan ekonomi, inflasi, paritas daya beli, tingkat pengangguran terbuka, dan median upah. “Juga untuk penentuan upah untuk usaha kecil dan mikro yang berdasarkan rata-rata konsumsi dan garis kemiskinan,” tukas dia.

Kemudian, bersama Kementerian Dalam Negeri, Kemenaker juga akan mengevaluasi penetapan upah minimum sektoral yang ditetapkan setelah 2 November 2021.

Lalu, pihaknya juga akan memastikan kepatuhan kepala daerah dalam penetapan UMP 2021 yang telah diatur oleh pemerintah pusat.

Selanjutnya, tambah Ida, Kemenaker akan mendorong perusahaan menyusun dan menetapkan struktur skala upah melalui bimbingan teknis penyusunan struktur dan skala upah.

“Kemudian kami juga akan menyusun Permenaker baru tentang pengusulan keanggotaan dewan pengupahan,” demikian tutup Menaker Ida.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed