by

Gubernur Anies Berangkat Kerja Naik Ratangga: Bebas Macet

-Ragam-15 views

IMEDIACYBER | Pagi tadi berangkat kerja naik Ratangga. Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui media sosial Instagram, Rabu (17/3/2021).

Sebagai informasi, mengutip dari Kompas, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan nama “Ratangga” untuk kereta yang digunakan sebagai moda raya terpadu (MRT) yang beroperasi di Ibu Kota. Ratangga diambil dari kitab Arjuna Wijaya dan Sutasoma karya Mpu Tantular.

Nama itu diberikan Anies pada 10 Desember 2018, beberapa waktu sebelum MRT Jakarta diuji coba secara publik pada 12 Maret 2019. Nama Ratangga dalam bahasa Sansekerta dimaknai sebagai “roda” atau “kereta”.

Sementara dalam kitab kuno yang diacu oleh Anies, Ratangga berarti kereta perang. Akan tetapi, bukan soal perang yang ingin diangkat Anies terkait pemberian nama ini, melainkan pesan perjuangan dan kekuatan yang ada dalam kereta perang yang dimaksud.

Maknanya, MRT Jakarta ini dibangun oleh putra-putri Indonesia dengan kerja keras dan perjuangan, begitu juga dengan masyarakat yang menggunakannya.

Menurut Anies, protokol kesehatan ketat dijalankan sejak memasuki area stasiun, semua penumpang diukur suhunya dan wajib memakai masker dengan benar. Ketika di dalam ratangga pun dilarang mengobrol maupun berbicara melalui telepon.

Kata Anies, kapasitas Ratangga sebelum memberlakukan protokol kesehatan ketat adalah 144-158 baik penumpang duduk dan berdiri, setelah adanya protokol kesehatan ketat kapasitasnya berkurang menjadi hanya 62-67 orang dalam 1 kereta.

“Pengurangan jumlah tersebut bertujuan untuk membuat penumpang dapat menjaga jarak satu sama lain saat di kereta,” pungkas Anies.

Disebutkan Anies, keuntungan naik Moda Raya Terpadu (MRT) adalah bebas macet sehingga punya waktu lebih sebelum sampai ke Balai Kota. Turun di Stasiun Dukuh Atas untuk ngobrol sebentar dengan Pak Dhany Sukma, Wali Kota Jakarta Pusat.

“Kami sambil inspeksi beberapa fasilitas publik di sekitar Stasiun Dukuh Atas,” tukas Anies.

Terakhir Anies bertanya, teman-teman ada yang sering naik/turun MRT dari Dukuh Atas? Ada jajanan apa yang enak di sekitar sini?

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed