by

Inilah Jihad yang Tak Mengorbankan Harta dan Jiwa

-Kajian-8 views

IMEDIACYBER | Berdasarkan laman mui.or.id, jihad dapat dimaknai sebagai “qital” atau “perang”, jihad juga dapat dimaknai untuk seluruh perbuatan yang memperjuangkan kebaikan.

Jihad dilakukan sesuai dengan keadaannya. Jika keadaannya menuntut seorang muslim berperang karena kaum muslim mendapat serangan musuh, maka jhad seperti itu wajib.

Namun jika dalam keadaan damai, maka medan jihad sangat luas, yaitu pada semua usaha untuk mewujudkan kebaikan seperti dakwah, pendidikan, ekonomi, dan lain-lain.

Sangat tidak tepat, selalu memaknai jihad dengan “qital” atau “perang”, apalagi menggelorakan jihad dalam makna ini dalam keadaan damai.

Kesimpulannya, jihad adalah cara untuk mencapai tujuan yang baik.

Jihad tidak mengenal putus asa, menyerah, kelesuan, tidak pula pamrih. Tetapi jihad tidak dapat dilaksanakan tanpa modal, karena itu jihad mesti disesuaikan dengan modal yang dimiliki dan tujuan yang ingin dicapai.

Sebelum tujuan tercapai dan selama masih ada modal, selama itu pula jihad dituntut untuk mengorbankan harta dan jiwanya. Karena jihad harus dilakukan dengan modal, maka mujahid tidak mengambil, tetapi memberi.

Bukan mujahid yang menanti imbalan selain dari Allah, karena jihad diperintahkan semata-mata demi Allah. Apalagi jihad bertujuan untuk mengambil harta rampasan perang.

Jihad menjadi titik tolak seluruh upaya; karenanya jihad adalah puncak segala aktivitas. Jihad bermula dari upaya mewujudkan jati diri yang bermula dari kesadaran.

Kesadaran harus berdasarkan pengetahuan dan tidak datang dengan paksaan. Karena itu mujahid bersedia berkorban, dan tak mungkin menerima paksaan, atau melakukan jihad dengan terpaksa.

Namun ternyata ada jihad yang tak perlu mengorbankan harta dan jiwa sebagaimana dikatakan Ustadz Abdul Somad (UAS) melalui media sosial Instagram, Minggu (11/4/2021).

“Jihad yang tak perlu mengeluarkan harta dan meneteskan darah adalah, puasa mata, telinga, mulut, tangan, perut, kemaluan, kaki,” demikian tutur UAS.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed