by

Gubernur Khofifah: Selamat Hari Buku Sedunia

IMEDIACYBER | Solusi buat para jomblo. Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui media sosial Instagram, Jumat (23/4/2021).

Konon, kata Khofifah, mereka yang suka membaca buku pesonanya meningkat berkali lipat dibanding mereka yang tidak suka membaca.

Karena dengan membaca, menurut Khofifah, wawasan menjadi lebih luas, percakapan makin berisi, hidup menjadi lebih teratur, dan bisa menjadi pendengar yang baik.

“Selamat Hari Buku Sedunia,” demikian tutup Khofifah.

Sebagai informasi, melansir Hindustan Times, gagasan peringatan Hari Buku Sedunia pertama kali dilontarkan penulis Valencia Vicente Clavel Andres sebagai sarana untuk menghormati penulis terkenal, Miguel de Cervantes, yang terkenal dengan karyanya Don Quixote. Penulis tersebut meninggal dunia pada 23 April sehingga UNESCO kemudian menetapkan Hari Buku Sedunia pada tanggal ini.

Selain itu, penulis terkenal lainnya, William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega juga meninggal dunia pada tanggal yang sama. Shakespeare meninggal dunia pada 23 April 1616, tanggal yang sama dengan catatan kematian Cervantes.

Akan tetapi, sebenarnya mereka tidak meninggal pada hari yang sama. Shakespeare meninggal 10 hari setelah Cervantes meninggal dunia. Ia tercatat meninggal pada tanggal yang sama karena tanggal kematiannya saat itu mengikuti kalender Gregorian yang digunakan Spanyol.

Sementara, tanggal kematian Cervantes mengikuti kalender Julian yang digunakan Inggris.

Tanggal 23 April kemudian ditetapkan sebagai Hari Buku Sedunia dan Hak Cipta Dunia pada Konferensi Umum UNESCO yang diadakan di Paris pada 1995. Hari Buku Sedunia dan Hari Hak Cipta dirayakan di seluruh dunia untuk mengenali ruang lingkup buku sebagai penghubung masa lalu dan masa depan, serta menjadi jembatan budaya dan generasi.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed