by

PPKM di Jakarta Diperpanjang Hingga 31 Mei

IMEDIACYBER | Berdasarkan pengalaman penanganan pandemi COVID-19 tahun 2020 dimana terjadi lonjakan kasus aktif pascalibur Hari Raya Idulfitri, pada tahun ini Pemprov DKI Jakarta mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun media sosial Instagram miliknya, Selasa (18/5/2021).

“Termasuk, memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 31 Mei 2021.” ujar Anies.

Meskipun Pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dan melakukan penyekatan, lanjut Anies, tapi Pemprov DKI tetap mewaspadai adanya potensi klaster hasil dari bepergian sekaligus menyiapkan fasilitas kesehatan sebagai antisipasi menghadapi penambahan kasus aktif.

“Tidak ada pelarangan orang masuk ke Jakarta.” jelas Anies.

Namun, sambung dia, bagi yang masuk Jakarta dari luar kota harus siap menjalani screening yang dikerjakan bersama oleh Pemprov DKI Jakarta dan jajaran Forkompinda.

Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta melakukan dua langkah screening, yaitu di pintu-pintu masuk menuju Jakarta serta di lingkungan masing-masing warga melalui aplikasi ‘Data Warga’ yang dilakukan oleh pengurus RT/RW.

Disebutkan Anies, pandemi belum usai. Tetap patuhi prokes yang ada dengan disiplin yang tinggi. Dan perlu diketahui, pungkas Anies semua sanksi terhadap pelanggaran masih berlaku.

“Jika kamu menemukan pelanggaran #PPKMJakarta segera laporkan melalui aplikasi JAKI,” demikian tutup Anies.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed