by

Gubernur Khofifah Sebut Jumbrek Enaknya Bukan Main

-Wisata-3 views

IMEDIACYBER | Lamongan bukan cuma punya soto dan pecel lele yang enaknya melegenda, tapi juga punya Jumbrek. Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui akun media sosial Instagram miliknya, Rabu (2/6/2021).

Meski namanya terdengar aneh, kata Khofifah, tapi percayalah kue ini enaknya bukan main.

“Bentuknya seperti terompet, dibuat dari tepung beras, gula aren, dan kelapa, lalu dibungkus dengan daun lontar,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, cara makannya pun unik, karena kedua tangan harus bekerja sama mendorong agar si kue bisa keluar dari bungkusnya.

“Buat yang penasaran mencoba, penjualnya banyak sepanjang Jalan Deandles, Paciran, Lamongan,” demikian tutup Khofifah.

Sebagai informasi, Jumbrek adalah makanan tradisional khas Paciran Lamongan.

Jumbrek berbeda dengan makanan khas tradisional kebanyakan. Diberi nama jumbrek karena bentuknya yang hampir kerucut seperti teropong. Jumbrek adalah salah satu produksi rumahan dari warga sekitar.

Daun yang dipakai untuk membungkus jumbrek kebanyakan menggunakan daun lontar. Dengan dibungkus menggunakan daun lontar, rasa dari jumbrek lebih terasa nikmat, gurih dan manis.

Jumbrek dibuat dari tepung beras, gula aren, dan kelapa. Setelah semua bahan dicampur, kemudian dimasukkan ke dalam wadah dari daun lontar. Terkadang untuk variasi, di atasnya diberi irisan nangka. Agar lebih nikmat, biasanya jumbrek disantap bareng es dawet ental (siwalan).

Jika melihat bentuknya, pasti kebanyakan orang bingung dengan cara memakannya. Nah, ini juga salah satu dari keunikan jumbrek. Gunakan dua tangan, tangan kiri memegang jumbrek bagian atas sedangkan bagian bawah jumbrek di dorong ke atas menggunakan tangan kanan.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed