by

Gubernur Anies dan Ridwan Kamil Tunaikan Subuh di Sumedang

-Ragam-9 views

IMEDIACYBER | Subuh di Sumedang. Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun media sosial Instagram miliknya, Sabtu (12/6/2021).

Anies mengaku bersyukur bisa wudhu dengan air segar kota Sumedang, bersujud di tanah yang jadi Puser Sunda, di mana dulu berdiri sebuah negeri bernama: Sumedang Larang.

Kata Anies, Kuningan tidak jauh dari Sumedang. Dalam satu payung budaya Sunda.

Ibu dan Nenek, serta seluruh keluarga besar sehari-hari berbahasa Sunda. Hingga kini di rumah kami, keluarga Ibu sehari-hari masih tidak berubah, hanya bisa ngobrol dengan bahasa Sunda.

Anies bercerita, masa kecil sering melewati kota ini jika perjalanan dari Kuningan ke Bandung. Ibu dahulu sempat menjadi dosen di IKIP Bandung (Sekarang UPI). Kami meniti rute Kuningan, Cikijing, Majalengka, Sumedang lalu Bandung.

Menurut Anies, keindahan alam sepanjang jalan jadi kenangan tersendiri; untung waktu itu belum ada HP. Jadi mata tidak terpancang ke layar HP, tapi sepanjang perjalanan mata melihat ke alam, kenangannya adalah pemandangan alam.

Jumat pagi itu, tutur Anies, di Masjid Agung Sumedang kami bersujud. Bersama Kang Ridwan Kamil Gubernur Jabar dan Bupati Sumedang serta para ulama dan tokoh masyarakat. Kang Emil yang ternyata juga punya kenangan masa kecil dengan Kakek-Neneknya di kota Sumedang.

Anies melanjutkan, tidak lama kemudian matahari terbit dengan cerah, menandai dimulainya sebuah Jumat yang produktif.
“Perjalanan kami membawa misi pemenuhan kebutuhan pangan bagi keluarga-keluarga di Jakarta,” ujar Anies.

“Alhamdulillah, setelah bersujud dengan mata-hati, jalan keluar masjid menyongsong terbitnya mata-hari. Sebuah pagi di Sumedang, Pusernya Sunda. Sebuah pagi yang amat mengesankan,” demikian tutup Anies.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed