by

Khofifah Sebut Jerangking Sebagai Makanan Khas Magetan yang Sehat

-Wisata-5 views

IMEDIACYBER | Pernah dengar Jerangking? Makanan khas Magetan ini sekilas mirip kerupuk, tapi bahan baku pembuatannya berasal dari beras ketan yang dipanggang, bukan digoreng.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui akun media sosial Instagram miliknya, Minggu (20/6/2021).

“Sehat, karena tidak menggunakan minyak dan anti kolesterol-kolesterol club,” ujar Khofifah.

Rasanya? Kata Khofifah sudah pasti enak, renyah, dan gurih. Satu lagi, aroma smoky-nya dijamin bikin siapapun gakkan berhenti ngunyah. Apalagi harganya murah meriah.

“Tidak percaya? Buktikan sendiri,” demikian tutup Khofifah.

Sebagai informasi, Jerangking adalah makanan tradisional sejenis kerupuk yang terbuat dari beras ketan yang dipanggang. Makanan ini sekilas hampir mirip dengan kerupuk lempeng, hanya saja Jerangking memiliki ukuran yang lebih kecil seperti biskuit crackers dan rasanya pun sangat khas, enak, gurih, dan aroma gosong-gosongnya sangat menggugah selera.

Salah satu keistimewaan dari Jerangking ini adalah dari proses pengolahannya. Tidak seperti kerupuk pada umumnya yang diolah dengan cara digoreng, Jerangking ini diolah dengan cara dipanggang sehingga tidak mengandung minyak dan kolesterol. Selain itu Jerangking ini juga memiliki aroma sedikit gosong, sehingga menghasilkan cita rasa yang khas dan berbeda dengan jenis kerupuk lainnya.

Proses pengolahan Jerangking ini cukup sederhana dan unik. Pertama beras ketan dimasak hingga matang dan menjadi ketan. Kemudian ketan tersebut ditumbuk hingga menjadi adonan lengket. Setelah itu adonan dipres dengan mesin pres maupun alat tradisional hingga menjadi tipis. Setelah berbentuk tipis kemudian dipanggang. Jerangking ini biasanya diolah tanpa menggunakan bahan perasa apapun sehingga rasanya sangat alami.

Untuk teksturnya, Jerangking ini memiliki tekstur yang renyah, namun apabila disimpan di tempat yang tidak tepat maka teksturnya akan mengeras. Jerangking ini sangat sehat untuk dikonsumsi, karena pengolahannya yang dipanggang sehingga tidak mengandung minyak dan kolesterol, aman dikonsumsi oleh siapa saja termasuk para vegetarian yang tidak mengonsumsi susu dan telur.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed