by

Sindir Buzzer Terkait Sumbangan Rp2 T, UHF: Eh, Kena Prank

IMEDIACYBER | Banyak buzzer mention saya sambil menyindir bahwa ada warga keturunan non muslim yang menyumbang 2 T lalu dibandingkan bantuan kami untuk Palestina.

Hal tersebut disampaikan ulama kondang Ustadz Hilmi Firdausi (UHF) melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Senin (2/8/2021).

“Mereka ga tau aja apa yang telah kami lakukan,” ujar UHF.

Kata UHF, coba sekali-sekali cek aktivitas Koh Steven, Koh Hani dkk. Membantu ikhlas bukan prank.

UHF pun mengungkapkan bahwa buzzer sudah menghina kami yang bergerak untuk Palestina, sampai bilang Allah tunjukkan mana Pahlawan mana pecundang, mana yang cinta tanah arab mana yang cinta tanah air…

Eh, kena prank,” sindir UHF.

Menurut UHF, Insya Allah kami juga membantu selama pandemi ini semampu kami walau ga sampai 2 T. “Klo buzzer bantu apa yaa?,” sindir UHF lagi.

Kemudian UHF melanjutkannya di akun media sosial Instagram pribadinya, Senin (2/8/2021).

“Tak henti-henti saya berdoa semoga buzzer pada taubat, setelah berkali-kali Allah balikkan hinaan mereka kepada kami dan guru-guru kami,” demikian tutup UHF.

Sebagai informasi, pada beberapa pemberitaan menyebutkan bahwa Polisi menetapkan anak Akidi Tio, Heriyanti, sebagai tersangka terkait bantuan Rp2 triliun. Heriyanti sedang diperiksa di Polda Sumsel.

Tapi belakangan status tersangka itu dianulir. Polda Sumsel beda pernyataan terkait status anak Akidi Tio, Heriyanti, soal sumbangan Rp2 triliun. Humas Polda Sumsel kini membantah Heriyanti sudah jadi tersangka.

“Statusnya saat ini masih proses pemeriksaan,” jelas Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi di Mapolda Sumsel, Senin (2/8/2021).

Setelah dibawa ke Polda Sumsel, kabar tentang Akidi Tio pun ramai di media sosial. Banyak yang menyebut, sumbangan itu hoax.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed