by

Perdana di Jakarta, Vaksinasi Malam!

-Berita-11 views

IMEDIACYBER | Terakhir kali dunia menghadapi wabah sebesar COVID-19 adalah wabah Flu Spanyol seratus tahun yang lalu. Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Selasa (10/8/2021).

Kata Anies, flu Spanyol telah merenggut nyawa sekitar 50 juta orang atau 2 persen populasi dunia waktu itu (1,7 miliar orang). Di Indonesia total kematian akibat flu spanyol sekitar 1,3 juta atau 2,5 persen dari jumlah populasi Indonesia waktu itu yakni 53 juta orang.

“COVID-19 hingga hari ini telah merenggut nyawa 4,3 juta orang di seluruh dunia, termasuk 108 ribu rakyat Indonesia,” ujar Anies.

Sebuah kejadian luar biasa, menurut Anies maka perlu cara-cara luar biasa pula untuk mengatasinya. Anies menyebut, 100 tahun yang lalu belum ada vaksin Flu Spanyol, sementara hari ini kita lebih beruntung karena vaksin COVID-19 sudah ada, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Selain itu, Anies menyampaikan apresiasi atas terobosan dari Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi yang mulai melaksanakan vaksinasi pada sore-malam hari, berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Anies menuturkan, vaksinasi malam ini untuk mengakomodasi warga yang tidak bisa meninggalkan kegiatan/pekerjaannya pada pagi-siang hari.

“Dengan perluasan jam pelayanan vaksinasi ini kami makin optimis, target vaksinasi DKI Jakarta akan tercapai dalam waktu dekat,” pungkas Anies.

“Mau ikut vaksinasi malam? Yuk cek jadwal, lokasinya dan daftar lewat aplikasi JAKI di http://qrco.de/appsjaki,” demikian tutup Anies.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed