by

Presiden Jokowi Lakukan Penggabungan BUMN

IMEDIACYBER | Perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara di Indonesia sudah mulai melakukan penggabungan, konsolidasi maupun reorganisasi. Jika sebelumnya ada 108 perusahaan, sekarang BUMN di Indonesia berjumlah 41.

Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Sabtu (16/10/2021).

“Seperti Minggu lalu di NTT, saya meresmikan penggabungan Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV menjadi PT Pelabuhan Indonesia,” ujar Presiden.

Jokowi mengatakan, selanjutnya adalah membangun profesionalisme pengelolaan BUMN. Kepala Negara juga meminta para direktur utama BUMN untuk membangun sebuah kultur kerja yang lebih sederhana.

Sebagai contoh, tutur Jokowi, untuk membangun pembangkit listrik, terdapat 259 naskah perizinan yang harus dipenuhi calon investor. Nama izinnya berbeda tetapi maksud di dalam surat tersebut sama. Waktu yang diperlukan mencari izin itu bisa bertahun-tahun. Siapa yang mau investasi kalau berbelit-belit seperti itu?

Jokowi menegaskan, yang begini yang harus dipangkas, tidak boleh bertele-tele.

“Saya juga telah menginstruksikan Menteri BUMN untuk tidak lagi memberikan proteksi kepada perusahaan BUMN yang dalam kondisi menurun. Tidak ada lagi proteksi-proteksi,” demikian tutup Jokowi.

[ary]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed