Sandiaga Uno Sebut Kue Putu Go Internasional

Net

IMEDIACYBER | Putu… Putu… Hayooo, siapa yang suka jajan kue putu sore-sore?

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Rabu (13/7/2022).

Read More
banner 300x250

“Kelezatan kue legendaris ini bukan hanya berhasil menggoyang lidah masyarakat Indonesia, tapi juga DUNIA!” pungkas Sandi.

Yap, tutur Sandi, baru-baru ini kue putu masuk ke dalam daftar 50 best cakes around the world versi Taste Atlas. Kue berwarna hijau ini berhasil menempati posisi ke-45 dengan skor 4.21.

Wah, kata Sandi, makin banyak nih kuliner Indonesia yang go internasional. Sandi pun berharap semoga makin banyak juga peluang usaha dan lapangan kerja yang tercipta.

Mengutip Wikipedia, Kue Putu adalah jenis kudapan tradisional Indonesia berupa kue dengan isian gula jawa, dibalut dengan parutan kelapa, dan tepung beras butiran kasar.

Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam tabung bambu yang sedikit dipadatkan.

Kue ini dijual pada saat matahari terbenam sampai larut malam. Suara khas uap yang keluar dari alat suitan ini sekaligus menjadi alat promosi bagi pedagang yang berjualan.

Kue putu ini umumnya dihidangkan dalam warna putih dan hijau. Sedangkan dalam varian Putu Bugis (berasal dari Sulawesi Selatan), biasanya kue dibuat menggunakan bahan seperti beras ketan hitam tanpa gula sehingga menghasilkan warna kue putu yang gelap cenderung hitam.

Putu Bugis biasanya dimakan dengan taburan parutan kelapa dan sambal, serta hanya dijual pagi hari sebagai pengganti sarapan yang praktis.

Melalui diaspora Jawa dan Bugis, kue putu juga dipopulerkan ke negara lain oleh orang Jawa dan Bugis, seperti ke Singapura dan Malaysia.

[ary]

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *