Bukti Cinta

IMEDIACYBER | Mata SBY kembali sembab. Pidatonya pun terhenti. Harus menghela nafas dulu sebentar. Sebelum meneruskannya. Itu terjadi Sabtu kemarin. Di acara

Surga Dunia

Sejak lama saya ingin bertemu Prof. Yudian Wahyudi. Tapi tidak pernah ada kesempatan. Tapi keinginan itu meningkat bulan lalu. Saya pun mengirim

Gila Masker

”Masker itu lebih banyak menyebarkan ketakutan daripada mencegah virus.” Anda boleh menilai yang mengucapkan kalimat itu orang gila. Terutama di musim virus

Ilham Indosat

Kesetiaan Ilham Bintang pada Indosat begitu panjang. Tak tersangka hubungan itu berakhir dengan tragis: Ilham kehilangan uang ratusan juta rupiah Waktu itu

Bahagia Langit

Kadang-kadang saya terpaksa. Termasuk terpaksa mendefinisikan ”apakah bahagia itu”. Tema seminar hari itu sebenarnya ”pengaruh instrumentasi dalam industri 4.0”. Penyelenggaranya pun Departemen

RS Kilat

Besok pagi, tanggal 3 Februari, rumah sakit yang baru mulai dibangun seminggu lalu itu sudah bisa dioperasikan. Luasnya 2,5 hektar. Berkapasitas 1.300

Pin Nadiem

Isu besar dalam negeri ini sayang terpaksa kalah dengan berita virus Wuhan. Soal Kampus Merdeka itu. Gagasan Mendikbud Nadiem Makarim itu. Itulah

Zakia Fachrur

Sehari kemarin saya sibuk menghubungi mahasiswa yang lagi kuliah di Wuhan. Atau yang di kota-kita lain sekitar Wuhan –di Provinsi Hubei. Tentu

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di Okinawa. Pak

Ular Kelelawar

Berita baiknya: Tiongkok sudah berpengalaman menangani wabah SARS 18 tahun lalu. Yang begitu dahsyatnya. Yang melumpuhkan seluruh negeri. Maka kini Tiongkok dengan